Kerja Dakwah
para Nabi Dahulu
Allah pisahkan secara
global dan mendetail antara lain pada QS Al-An’aam ayat : 84 – 89
84. Dan Kami telah menganugerahkan Ishak dan
Yaqub kepadanya. Kepada keduanya masing-masing telah kami beri petunjuk; dan
kepada Nuh sebelum itu (juga) telah Kami beri petunjuk, dan kepada sebahagian
dari keturunannya (Nuh) yaitu Daud, Sulaiman, Ayyub, Yusuf, Musa dan Harun.
Demikianlah Kami memberi balasan kepada orang-orang yang berbuat baik.
85. Dan Zakaria, Yahya, Isa dan Ilyas, semuanya
termasuk orang-orang yang shaleh.
86. Dan Ismail, Alyasa', Yunus dan Luth,
masing-masing Kami lebihkan derajatnya di atas ummat (di masanya),
87. Dan Kami lebihkan (pula) derajat sebahagian
dari bapak-bapak mereka, keturunan dan saudara-saudara mereka. dan Kami telah
memilih mereka (untuk menjadi nabi-nabi dan rasul-rasul) dan Kami menunjuki
mereka ke jalan yang lurus.
88. Itulah petunjuk Allah, yang dengannya Dia
memberi petunjuk kepada siapa yang dikehendaki-Nya di antara hamba-hamba-Nya.
Seandainya mereka mempersekutukan Allah, niscaya lenyaplah dari mereka amalan
yang telah mereka kerjakan.
89. Mereka itulah orang-orang yang telah Kami
berikan kitab, hikmat dan kenabian. Jika orang-orang (Quraisy) itu
mengingkarinya, maka sesungguhnya Kami akan menyerahkannya kepada kaum yang
sekali-kali tidak akan mengingkarinya.
Dan Allah menyatakan
pada Qs. Al-An’aam, ayat
90 3
Mereka Itulah
orang-orang yang Telah diberi petunjuk oleh Allah, Maka ikutilah petunjuk
mereka. (QS. Al-An’aam:90)
Bahwa mereka (seluruh
para nabi yang dahulu) itulah telah diberi petunjuk metode kerja
dakwahnya dalam menegakkan agama, dan Allah perintahkan kepada Nabi Saw agar
mengikuti petunjuk metode kerja dakwah para nabi yang dahulu.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar